TOPIK TERPOPULER

Wabup Bulukumba Terima Kunjungan Studi Banding Baznas Gowa

Eky Hendrawan
Wabup Bulukumba Terima Kunjungan Studi Banding Baznas Gowa
Wakil Bupati (Wabup)Bulukumba, Andi Edy Manaf, bersama para Pimpinan Baznas Bulukumba menerima rombongan Baznas Gowa, Rabu (31/8/2022). Foto/Istimewa

BULUKUMBA - Wakil Bupati (Wabup)Bulukumba, Andi Edy Manaf, bersama para Pimpinan Baznas Bulukumba menerima rombongan Baznas Gowa, Rabu (31/8/2022). Kunjungan Baznas Gowa dalam rangka silaturrahim sekaligus studi banding ke Baznas Bulukumba.

Dalam sambutannya, Ketua Baznas Bulukumba, Kamaruddin Hambali, mengatakan silaturahim ini pada hakikatnya adalah untuk sharing pengalaman satu sama lain. Tujuannya juga untuk saling menguatkan dalam mengelola dana zakat, infak dan sedekah (ZIS).

Baca Juga: Bupati Andi Utta Serahkan Bantuan Baznas Bulukumba

"Kunjungan ini tentu menjadi wadah berbagi ilmu dan pengalaman," katanya.

Ia memaparkan capaian-capaian Baznas Bulukumba dalam pengelolaan ZIS merupakan kerja kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten, Baznas dan Kemenag Bulukumba.

"Bupati dan Wakil Bupati telah mengambil langkah strategis dan monumental dalam pengelolaan ZIS dengan memberlakukan mekanisme Payroll System, yang kemudian dikelola oleh Baznas di bawah pengawasan dan supervisi dari Pemda dan Kemenag," terangnya.

Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, menanggapi terkait kebijakan Payroll Sistem tersebut dan mengatakan, semua orang ingin hidup berkah dan bahagia dunia akhirat. "Semoga kebijakan tersebut menjadi ladang pahala untuk membantu sesama," ujarnya.

Edy Manaf menegaskan, dalam hal pengelolaan zakat, Baznas Bulukumba telah menunjukkan pola kerja yang terus berkembang dengan mindset modern, guna mengubah mustahik menjadi muzakki.

"Bagi Pemkab Bulukumba, di tangan kanan ada APBD, sedang di tangan kiri ada Baznas," kata Edy Manaf yang menyebut Baznas selalu hadir dalam berbagai kasus sosial dan kebencanaan, pun di berbagai kegiatan pendidikan dan keagamaan.

Kepala Kantor Kemenag Bulukumba, H. Muhammad Yunus, mengungkapkan kunci sukses dalam pengelolaan zakat adalah kolaborasi dan cita rasa. "Dalam kampanye pengelolaan zakat, Baznas diback-up oleh para satgas dan penyuluh Kemenag yang tersebar di 10 kecamatan," ujarnya.

halaman ke-1
TULIS KOMENTAR ANDA!