TOPIK TERPOPULER

KPU Makassar Dorong Pemilu Inklusif Bagi Disabilitas

Syamsi Nur Fadhila
KPU Makassar Dorong Pemilu Inklusif Bagi Disabilitas
KPU Makassar menggelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih untuk kelompok disabilitas di SLB Negeri 1 Makassar, Kamis (1/9/2022). Foto: SINDOnews/Syamsi Nur Fadhila

MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar terus berupaya meningkatkan partisipasi pemilih disabilitas dengan mendorong hadirnya pemilihan umum (Pemilu) yang inklusif.

Komisioner KPU Makassar, Endang Sari menuturkan, salah satu tolok ukur keberhasilan Pemilu adalah hadirnya partisipasi seluruh lapisan masyarakat seluas-luasnya. Tak boleh ada satu kelompok pun yang tidak terlayani dalam pelaksanaan Pemilu, termasuk kelompok penyandang disabilitas.

Baca juga: Verifikasi 38 Ribu Nama, KPU Makassar Temukan Anggota Parpol Ganda

"Makanya penting sekali bagi kami untuk mendengarkan apa yang menjadi aspirasi dan saran-saran dari teman-teman disabilitas karena mereka juga punya hak yang sama. Mereka adalah pemilih yang juga harus dilayani oleh KPU sebagai lembaga publik," ungkap Endang usai menghadiri Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih untuk Kelompok Disabilitas di SLB Negeri 1 Makassar, Kamis (1/9/2022).

Bagi penyandang disabilitas, penting untuk menghadirkan Pemilu yang inklusif bagi mereka. Tempat Pemungutan Suara (TPS) harus ramah disabilitas.

Penyandang tuna netra misalnya, mereka mengharapkan ada jenis kertas khusus yang dibuat dalam huruf braille untuk memudahkan mereka saat melakukan pemilihan.

Baca juga: Termasuk Berkarya, 20 Parpol Tak Hadiri Sosialisasi PKPU Makassar

Kemudian bagi mereka yang menggunakan alat bantu jalan atau kursi roda, penyelenggara Pemilu harus memperhatikan bahwa TPS harus dilakukan di tempat yang datar.

"Dan itu menjadi PR bagi kami di KPU untuk kemudian dipenuhi dalam pelaksanaan pemilu yang akan dilaksanakan," jelasnya.

Endang menyebut, sejauh ini tingkat partisipasi pemilih disabilitas sudah cukup tinggi. Namun, pihaknya tetap akan memaksimalkan pendataan, memasifkan ajakan, dan menghadirkan Pemilu inklusif untuk menjangkau seluruh penyandang disabilitas agar menggunakan hak pilihnya.

Baca juga: KPU Kota Makassar Bekali KP3 Pencegahan Berita Hoaks

Pada Pemilu tahun 2019 lalu, jumlah pemilih disabilitas di Kota Makassar sebanyak 1.153, dengan persentase penggunaan hak pilih sebanyak 78,58 persen atau setara 906 orang.

"Partisipasi penyandang disabilitas dalam Pemilu kemarin cukup tinggi sebenarnya. Cuma memang itu belum terdata semua, dan kami berharap bahwa proses yang kami laksanakan bisa merangkum semua kebutuhan dari teman-teman disabilitas," tandas Endang.





(luq)

TULIS KOMENTAR ANDA!