TOPIK TERPOPULER

Oknum Pejabat BPN Wajo Dimutasi Diduga Terkait Pembebasan Lahan Bendungan

M Reza Pahlevi
Oknum Pejabat BPN Wajo Dimutasi Diduga Terkait Pembebasan Lahan Bendungan
Oknum Pejabat BPN Wajo dimutasi terkait pembebasan lahan bendungan. Foto: Ilustrasi

WAJO - Oknum pejabat ART/BPN Kabupaten Wajo, dimutasi lantaran didugan permasalahan pembebasan lahan Bendungan Paselloreng.

Kepala BPN Wajo, Syamsuddin mengaku jika pejabatnya tersebut memang sudah dimutasi ke BPN Provinsi Sulawesi Selatan, hanya saja dirinya tidak merinci penyebab sikap BPN Wajo tersebut.

Baca Juga: DPRD Wajo Serahkan Usulan Ranperda Inisiatif Kepada Pemkab Wajo

"Di mutasi ke kanwil dalam rangka jabatan fungsional. Andi Akhyar Anwar dipindah tugaskan ke Kanwil Sulsel sejak 15 Agustus lalu," kata Kepala BPN Wajo, Syamsuddin, kepada Sindo, Jumat (2/9/2022).

Nama Kasi Pengadaan Tanah ART/BPN Wajo, Andi Akhyar Anwar memang kian mendapat sorotan dari warga Desa Paselloreng Kecamatan Gilireng, lantaran disebut menyalagunakan kewenangannya.

Samsuddin menjelaskan, Andi Akhyar Anwar digantikan oleh Hardiansyah sebagai pelaksana tugas. Hardiansyah saat ini juga menjabat sebagai Kasi Penetapan Hak dan Pendaftaran BPN Wajo. "Andi Akhyar Anwar digantikan oleh pak Hardiansyah," singkatnya.

Di sisi lain, Warga Kecamatan Gilireng, Satria Arianto mengeluhkan rencana pembayaran lahan 42 hektare (ha). Keterlambatan pembayaran tanah masyarakat dicurigai karena adanya oknum yang bermain.

Terbukti, kata dia, transparansi terhadap peta global 42 ha tidak bisa dibuka kepada masyarakat oleh oknum tersebut. Sebab peta global itu memuat letak bidang, jumlah dan luasan bidang serta nama-nama calon penerima.

"Ada nama istrinya oknum tersebut masuk sebagai daftar penerima. Bahkan penjaga ternaknya juga ada," tuturnya.

Sementara, Andi Akhyar Anwar tidak menampik, nama istrinya, Andi Muri Mappeare sebagai calon penerima di lahan 42 ha atau 66 bidang.

halaman ke-1
TULIS KOMENTAR ANDA!