TOPIK TERPOPULER

Fakta-fakta ASN Cantik yang Picu Eks Kasatpol PP Makassar Lakukan Pembunuhan Berencana

Ansar Jumasang
Fakta-fakta ASN Cantik yang Picu Eks Kasatpol PP Makassar Lakukan Pembunuhan Berencana
Mantan Kasatpol PP Kota Makassar, Iqbal Asnan, terdakwa kasus pembunuhan pegawai Dinas Perhubungan Kota Makassar, Najamuddin Sewang saat menjalani sidang di PN Makassar, Rabu (31/8/2022). Foto/SINDOnews/Ansar Jumasang

MAKASSAR - Mantan Kasatpol PP Kota Makassat, Iqbal Asnan telah menjalani persidangan di PN Makassar. Dia didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap pegawai Dishub Kota Makassar, Najamuddin Sewang.

Baca juga: Terungkap! Rachmawati Resmi Jadi Istri Sirih Iqbal Asnan Eks Kasatpol PP Makassar sejak 2019

Persidangan kasus pembunuhan berencana ini, sudah memasuki agenda pemeriksaan saksi. ASN cantik, Rachmawati yang merupakan mantan pejabat di Dishub Kota Makassar, dihadirkan sebagai salah satu saksi di persidangan.



Kehadiran Rachmawati sebagai saksi dalam persidangan kasus pembunuhan berencana tersebut, menguak sejumlah fakta tersembunyi dari otak pembunuhan berencana, Iqbal Asnan. Fakta-fakta itu sebagai berikut:

Baca juga: Hendak Demo saat Presiden Jokowi Melintas, Seorang Mahasiswa Babak Belur Dihajar Warga

1. Hadir dengan mengenakan hijab bermotif warna-warni, Rachmawati menjadi salah satu saksi kunci dalam persidangan kasus pembunuhan berencana tersebut. Pasalnya, Rachmawati disebut-sebut sebagai pemicu Iqbal Asnan merencanakan pembunuhan berencana terhadap korban Najamuddin Sewang dengan cara ditembak. Rachmawati dihadirkan sebagai saksi bersama keluarga korban, yakni Juniati Sewang dan Awaluddin Sewang.

2. Dalam sidang itu terungkap, Rachmawati telah resmi menjadi istri siri terdakwa Iqbal Asnan sejak 2019. Pernikahan siri itu disaksikan satu anggota Iqbal Asnan, dan tercatat di KUA Tallo.

Baca juga: Dituduh Hacker, Tengah Malam Pemuda Madiun Dijemput Tim Mabes Polri

3. Rachmawati ternyata tidak memiliki hubungan spesial dengan korban Najamuddin Sewang, seperti yang dituduhkan oleh Iqbal Asnan. Diakuinya, hubungannya dengan korban hanya sebatas atasan dan bawahan semata.

halaman ke-1
TULIS KOMENTAR ANDA!