alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Di Bui, Mustagfir Sabry Alias Moses Masih Terima Gaji Dewan

Hasdinar Burhan
Di Bui, Mustagfir Sabry Alias Moses Masih Terima Gaji Dewan
Tim Kejari Makassar saat melakukan penjemputan terdakwah kasus dugaan korupsi Bansos, Mustagfir Sabry alias Moses di rumahnya, beberapa waktu lalu. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Meski sudah ditahan (Di Bui), Mustagfir Sabri alias Moses tetap bisa menikmati gaji puluhan juta sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar. Hal ini disebabkan Pergantian Antar Waktu (PAW) Mustagfir Sabri yang tak kunjung diproses.

Sekretaris DPRD Makassar, Adwi Awan Umar menjelaskan Moses masih berstatus sebagai anggota DPRD Kota Makassar karena PAW dirinya belum diproses. Sejauh ini kata dia, dirinya belum menerima salinan putusan Mahkamah Agung (MA) atas vonis perkara Moses. Karena itu, Moses masih bisa menikmati gajinya sebagai anggota dewan.

“Moses masih terima gaji, selama masih belum ada PAW tetap digaji.Ini berdasar pengajuan PAW, kalau sudah ada salinannya kita proses mi,” kata Sekwan, Selasa (8/5/2018).



Diketahui, Moses terbukti melakukan korupsi dana bansos pada 2008 dan menjadi anggota DPRD Makassar periode 2014-2019. Awalnya, Mustagfir divonis bebas pada 2015. Namun oleh MA vonis itu diubah menjadi pidana penjara 5 tahun dalam sidang pada Juni 2016.

Lebih lanjut ia menjelaskan berdasarkan tatib dewan, gaji yang merupakan fasilitas sebagai anggota dewan hanya dapat dihentikan melalui proses PAW. Tertundanya proses PAW lantaran Sekwan belum menerima salinan putusan MA sebagai dasar pengajuan PAW.

"Ada di Tatib Dewan, dan itu aturan dari Kementerian dijabarkan. Belum ada salinan dari MA. Jadi, mekanismenya kalau sudah ada salinan saya dapat, saya menyurat mi ke partai, bahwa sudah ada salinan MA yang mengusulkan untuk segera di-PAW dan ditindaklanjuti. Untuk ganti nama proses PAW," jelasnya.

Karena itu, secara tegas pihaknya menunggu salinan putusan MA tersebut ditembuskan kepadanya.

“Jadi Sekwan menunggu salinan dari MA,” pungkas Adwi Awan Umar.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook