alexametrics
TOPIK TERPOPULER

2.819 Pasien Jadi Duta COVID-19 Bisa Cegah Penularan ke 30 Ribu Orang

Tim SINDOnews
2.819 Pasien Jadi Duta COVID-19 Bisa Cegah Penularan ke 30 Ribu Orang
Koordinator Wisata Duta COVID-19 Sulsel, Husni Thamrin. Foto: Humas Pemprov Sulsel

MAKASSAR - Program wisata Duta COVID-19 yang yang dicanangkan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dinilai berhasil menekan penyebaran virus corona atau COVID-19.

Bahkan telah menangani sekitar 2.819 yang dikarantina secara terpusat di satu tempat. Kondisi ini, bisa menekan angka penularan di Sulsel.

"2.819 ini dijadikan duta COVID-19 dan bisa mencegah penularan pada 30 ribu orang," kata Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.



Sementara Koordinator Wisata Duta COVID-19 Sulsel, Husni Thamrin mengatakan, keseriusan Pemprov Sulsel dalam menekan penyebaran COVID-19 yakni menghadirkan karantina terpusat. Saat ini karantina terpusat telah menangani 2.819 peserta, di antaranya 958 sementara dirawat, 30 orang dirujuk rumah sakit dan 1.831 orang telah dinyatakan sehat dan sembuh.

Baca juga: Kisah Wisatawan COVID-19: Sembuh Setelah 18 Hari Jalani Isolasi di Hotel

"Alhamdulillah dengan adanya karantina terpusat yang disediakan Pemprov Sulsel saat ini total peserta yang masuk capai 2.819 di antaranya dinyatakan sehat 1.861," kata Husni Thamrin yang juga Kabid Kesmas Dinkes Sulsel, Jumat (3/7/2020).

Menurutnya, program inovasi Pemprov Sulsel dalam memutuskan mata rantai penularan COVID-19 di masyarakat, bukanlah hal yang baru dalam menangani wabah dan pandemi penyakit menular termasuk dalam penanganan COVID-19. Berbagai negara telah menerapkan sistem karantina terpusat dalam penanganan COVID-19. Artinya, karantina ini akan mencegah kelebihan kapasitas rumah sakit.

"Program inovasi Pemprov Sulsel Wisata Duta COVID-19 Sulsel mencegah overload rumah sakit yang ada," katanya.

Baca juga: Program Wisata COVID-19 Sulsel Berhasil Sembuhkan 1.688 Pasien

Bukan hanya sekadar memutuskan mata rantai penyebaran virus corona, kata Husni namun lebih dari itu, pasien yang dinyatakan sembuh punya tanggung jawab memberikan edukasi pencegahan kepada masyarakat. Karena edukasi menurut Husni sangat penting untuk mencegah penyebaran virus corona.

“bukan hanya memutuskan mata rantai penyebaran namun setiap orang yang jalani karnatina diberikan edukasi tentang pencegahan COVID-19,” katanya.



(luq)

preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak