alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

Ajakan Berhubungan Intim Penyebab Tewasnya Warga Tionghoa di Palopo

Chaeruddin
Ajakan Berhubungan Intim Penyebab Tewasnya Warga Tionghoa di Palopo
Polres Palopo berhasil menangkap pelaku pembunuhan salah seorang warga keturunan Tionghoa, Recky Gozal (60). Foto : Chaeruddin/SINDOnews

PALOPO - Kepolisian Resort (Polres) Palopo berhasil menangkap pelaku pembunuhan warga keturunan Tionghoa, Recky Gozal, 60, di Kota Palopo, Jumat (13/4/2018).

Pelaku, Edwan, 41 berhasil diringkus dari tempat persembunyiannya di Makassar, Rabu (9/5/2018) kemarin. Kapolres Palopo, AKBP Taswin kepada sejumlah awak media menyampaikan bahwa pelaku mengakui perbuatannya telah menghilangkan nyawa korban.

"Alhamdulillah dalam waktu cukup singkat, satu bulan lamanya, teman-teman penyidik berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan RG, pemilik Toko Pakaian Inti Sari di Jalan Durian Kelurahan Dangerakko pertengahan April lalu," ungkapnya, Kamis (10/5/2018).

Di hadapan penyidik, pelaku mengakui saat itu dirinya khilaf usai diajak korban untuk berhubungan intim layaknya sepasang suami isteri. Padahal keduanya sesama jenis.

Tak terima ajakan korban, pelaku yang hendak membela diri tak sengaja menghabisi nyawa korban yang saat itu keduanya sama-sama menenggak minuman keras (miras).

"Pengakuan pelaku, penolakannya membuat korban tersulut emosi dan terjadi perkelahian yang menyebabkan tewasnya korban dengan kondisi jeratan kabel di lehernya," jelas Kapolres Palopo.

Pelaku dan korban diketahui telah saling kenal selama dua puluh tahun lamanya. Saat itu pelaku memang sedang numpang nginap di rumah korban dalam rangka untuk melakukan ziara kubur. Dan selama empat hari pelaku dan korban kerap bersama menenggak minuman keras.

Atas perbuatannya, pelaku diancam pasal 338/351 KUHP (3) dengan ancaman kurungan selaam 15 tahun penjara.

"Pelaku sudah kami amankan dan tetapkan sebagai tersangka. Pasal yang kami sangkakan yakni 338/351 KUHP (3) dengan ancaman kurungan selaam 15 tahun penjara," sambung Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf.

Warga Kota Palopo sempat digegerkan dengan penemuan mayat warga keturunan Tionghoa pada pertengahan April lalu. Mayat korban ditemukan beberapa hari setelah meninggal.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads