alexametrics
TOPIK TERPOPULER

Kian Mengkhawatirkan! Kasus COVID-19 di Dunia Tembus 11 Juta

Berlianto
Kian Mengkhawatirkan! Kasus COVID-19 di Dunia Tembus 11 Juta
Kasus infeksi COVID-19 di dunia sudah menembus angka 11 juta. Foto/Ilustrasi

JAKARTA - Jumlah kasus COVID-19 di dunia semakin bertambah dan kian mengkhawatirkan. Pandemi virus corona tidak menunjukkan tanda-tanda akan mereda. Sebaliknya, jumlah kasus terus bertambah yang ditengarai disebabkan oleh pencabutan penguncian wilayah dan pengurangan pembatasan sosial.

Dikutip dari situs pemantau online, Worldometer.info, Sabtu (4/7/2020), kasus infeksi virus Corona baru secara global telah mencapai angka 11.179.273. Virus ini juga telah menewaskan 528.367 dan 6.266.504 dinyatakan sembuh.

AS bahkan sebelumnya mencatat rekor dunia terkait penambahan jumlah kasus baru Covid-19 dalam 24 jam. Negara itu mencatat 55.274 pada Kamis malam, melampaui rekor satu hari sebelumnya 54.771 yang ditetapkan oleh Brasil pada 19 Juni lalu.



Amerika Serikat (AS) masih menjadi negara yang paling terdampak pandemi ini. Sebanyak 2.890.406 kasus infeksi yang terkonfirmasi terjadi di negara itu di mana penambahan kasus baru sehari mencapai 54.722. Sementara korban meninggal mencapai 132.101.

Baca Juga: WHO Peringatkan Peningkatan Penyebaran Virus Corona di Amerika Latin

Negara lain yang masuk dalam lima besar kasus infeksi Covid-19 terbanyak di bawah AS adalah Brasil (1.543.341), Rusia (667.883), India (649.889) dan Spanyol (297.625).

Sedangkan lima negara dengan korban meninggal akibat Covid-19 terbanyak di dunia setelah AS adalah Brasil (63.254), Inggris (44.131), Italia (34.833), dan Prancis (29.893).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) awal pekan ini telah memperingatkan bahwa hal terburuk dari pandemi virus Corona belum datang. Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan virus itu akan menginfeksi lebih banyak orang jika pemerintah tidak mulai menerapkan kebijakan yang tepat.

"Pesannya tetap tes, penelusuran, isolasi dan karantina," katanya.

Sedangkan khusus Amerika, Kepala Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular AS, Anthony Fauci, awal pekan ini memperingatkan bahwa peningkatan harian dalam kasus-kasus baru di AS bisa mencapai 100.000 tanpa langkah-langkah nasional untuk memperlambat angka tersebut.

Baca Juga: Putin Klaim Rusia Lebih Hebat Tangani Covid-19 Ketimbang AS



(tri)

preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak