alexametrics
TOPIK TERPOPULER

Ditunjuk Jadi Jubir, Uji: Belum, Saya Tunggu Perintah Partai

Suwarny Dammar
Ditunjuk Jadi Jubir, Uji: Belum, Saya Tunggu Perintah Partai
Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) PDI Perjuangan Sulsel Fathul Fauzi Nurdin. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) PDI Perjuangan Sulsel, Fathul Fauzi Nurdin menegaskan, jika dirinya masih menunggu perintah partai terkait penunjukan dirinya sebagai juru bicara (jubir) pasangan bakal calon Wali Kota Syamsu Rizal (Deng Ical) dan Bakal Calon Wakil Wali Kota Fadli Ananda.

Hal itu ditegaskannya, terkait beredar kabar jika telah ditetapkan sebagai jubir mewakili partai, pada kegiatan presscon yang digelar di jalan Batu Putih Makassar, Senin (6/07/2020).

Baca Juga: Dilan Gaet Millennial Jadi Infrastruktur Tim Pemenangan



Putra Gubernur Sulsel ini menegaskan, jika sebagai ketua sayap partai PDI Perjuangan Sulsel, tentunya segala hal yang dilakukan harus merujuk pada keputusan partai, dan tidak seketika itu langsung memutuskan sesuatu.

“Belum dipastikan, saya tunggu petunjuk partai untuk posisi jubir,” tegasnya.

Uji sapaan akrabnya menuturkan, tentunya menjadi seorang jubir bukan perkara mudah, sebab banyak hal harus menjadi pertimbangan. Utamanya, bagaimana harus menjaga nama baik partai dan sayap partai yang menaunginya, yakni BMI.

Tak kalah pentingnya, tentu harus menjaga nama orang tuanya, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Makanya, semua harus dipertimbangkan matang sebelum melangkah termasuk dampaknya.

“Segala hal yang saya lakukan tentu harus dipertimbangkan dampaknya, makanya putusan harus matang sebelum dikeluarkan,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya berharap seluruh pihak menghormati seluruh apa yang telah menjadi ketentuan dalam internal partai yang menaunginya, yakni PDIP.

Baca Juga: Pekan Depan, PDIP Keluarkan Rekomendasi Usungan untuk 5 Daerah di Sulsel



(agn)

preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak