alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pengoroyokan Pemuda Lutra di Palopo Diduga Aksi Balas Dendam

Chaeruddin
Pengoroyokan Pemuda Lutra di Palopo Diduga Aksi Balas Dendam
Ilustrasi/SINDOnews

PALOPO - Pemuda asal Desa Munte Kecamatan Tana Lili, Kabupaten Luwu Utara, Arga, 21, dikeroyok sekelompok pemuda di Tanjung Ringgit, Palopo, Sabtu (19/5/2018) pukul 21.15 Wita malam.

Warga Luwu Utara ini dikeroyok dengan pukulan kayu balok pada bagian kepala serta dibusur pada bagian badan. Beruntung warga Luwu Utara ini berhasil menghindar dan selamat dari serangan pemuda Palopo. Warga pun kemudian membawa Arga ke RS Atmedika selanjutnya dirujuk ke RSUD Sawerigading, Rampoang.

Informasi yang dihimpun SINDOnews menyebutkan, aksi pengeroyokan ini diduga sebagai bentuk balas dendam oleh para pelaku kepada korban.

Salah seorang pelaku diketahui bernama Tito (25) warga Jalan Sungai Rongkong Kota Palopo merupakan korban pemukulan oleh Arga sebelum peristiwa pengeroyokan terjadi.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf membenarkan kejadian tersebut dan menduga terjadi aksi balas dendam.

Dia pun  menyampaikan bahwa awal dari dua kejadian terpisah tersebut dikarenakan ketersinggungan melalui media sosial (medsos), facebook.

"Sumber masalahnya adalah ketersinggungan di facebook," ujarnya, Minggu (20/5/2018).

Dijelaskan bahwa dari keterangan tujuh orang saksi yang sudah diperiksa Polres Palopo menyebutkan, Tito menghina pacar Arga yang juga tinggal di Sungai Rongkong Kota Palopo.

Tidak terima pacarnya dihina oleh Tito dengan kata-kata kasar melalui madia social, Arga akhirnya mendatangi Tito dari Luwu Utara ke Palopo.

"Kejadiannya tiga hari lalu. Arga diduga telah menganiaya Tito, dari situ muncul dendam dan terjadilah peristiwa pengeroyokan dengan korban bernama Arga dan salah seorang pelaku diduga adalah Tito," ujar Kasat Reskrim.

Meski demikian keterangan dari para saksi dan hasil penyelidikan di lapangan, Polres Palopo menegaskan itu masih dugaan. Terlebih saat ini Polres Palopo masih mengejar para pelaku yang diduga berjumlah lima orang.

Atas kejadian ini, Polres Palopo meminta keluarga korban di Luwu Utara untuk tenang dan mempercayakan kepada pihak Polres Palopo untuk menangkap seluruh pelaku.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads