alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Gelar Reses, Dewan Temukan Limbah Medis RS UIT Tak Terurus

Hasdinar Burhan
Gelar Reses, Dewan Temukan Limbah Medis RS UIT Tak Terurus
Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Di hari kedua masa reses sidang III DPRD Makassar, anggota legislator daerah pemilihan (dapil) dapil 5 kecamatan (Mamajang, Mariso dan Tamalate) menggelar reses di apotik dan Rumah Sakit Umum Wisata Universitas Indonesia Timur (UIT), Jalan Abdul Kadir, Makassar, Selasa (22/5/2018).

Reses berkelompok ini dilakukan oleh anggota dewan yang berasal dari dapil 5, yakni Busranuddin Baso Tika, Susuman Halim, Yani Rahman, Andi Vivin Sukmasari dan Kamaruddin Olle.

Dalam reses tersebut, Anggota DPRD Kota Makassar menemukan pembuangan limbah rumah sakit yang tidak sesuai dengan aturan. Limbah berbahaya atau dikenal dengan limbah B3 dari rumah sakit dibuang secara sembarangan.

Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang disediakan oleh pihak RS hanya berukuran 6 kali 4 meter. TPS tersebut tidak mampu menampung berbagai sampah medis, termasuk limbah B3.

Akibatnya, berbagai sampah yang tak tertampung dibiarkan begitu saja menumpuk di area sekitar TPS. Nampak beberapa sampah ditampung dalam dus, ember dan beberapa drum berada diluar area TPS.

Bau menyengat menyeruak di sekitaran lokasi ketika rombongan legislator beserta pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar dan pihak dari managemen RS UIT meninjau langsung lokasi tersebut. Rombongan bahkan terlihat menutup hidungnya karena bau menyengat diarea tersebut.

Selain itu, Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) yang tak jauh dari TPS B3 terlihat tidak beroperasi. Karena IPAL tak beroperasi, limbah cair tersebut dibuang melalui selokan yang mengarah ke pemukiman warga.

Anggota legislator dari Partai Demokrat, Susuman Halim menyebutkan penumpukan sampah yang berlebihan di RS UIT tersebut harus segera diatasi. Padahal kata dia, pihak RS UIT sudah melakukan kontrak kerja dengan pihak ke tiga untuk mengakut sampah B3, namun pada kenyataannya hingga 3 bulan terakhir belum dibuang.

"Kenapa pihak managemen Rumah Sakit UIT membiarkan sampah jenis B3 begitu saja, harusnya sampah itu sudah dibawah buang ke tempatnya, begitupun dengan pengelolaan IPAL yang tidak terurus," katanya.

Sementara dari pihak Manajemen RS UIT, Hj Masyita mengatakan pihaknya mengakui kesalahan pihak RS yang membiarkan sampah jenis B3 dan limbah IPAL tidak terurus dengan baik.

"Iye kami mengakui kesalahan kami dan kami akan memperbaikinya secepat mungkin dan besok akan ada rapat dengan DPRD Makassar," pungkasnya.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads