alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Petepete Smart Pemkot Makassar Tunggu Kajian Kemenhub

Vivi Riski Indriani
Petepete Smart Pemkot Makassar Tunggu Kajian Kemenhub
Moda transportasi yang dirancang Pemkot Makassar. Foto: Sindonews

MAKASSAR - Meski sempat mengalami gagal tender hingga dua kali, namun program petepete smart yang dicanangkan Wali kota Makassar nonaktif Mohammad Ramdhan Pomanto dipastikan akan berlanjut.

Terlebih beberapa waktu lalu santer beredar informasi bahwa, program unggulan pemerintah kota itu dibatalkan lantaran terkendala proses tender. Menanggapi hal itu, Plt Wali Kota Makassar Syamsu Rizal mengaku tidak mungkin menghentikan proyek tersebut.

Hanya saja, diakui Daeng Ical sapaannya bahwa program tersebut masih dalam kajian dari Kementrian Perhubungan Republik Indonesia.



"Tidak mungkin dihentikan tetapi intinya dimulai (tender) kalau sudah ada kelayakan dari Kementerian berdasarkan studi kelayakannya perubahan Over Dimention Over Load (Odol), karena Odol ini Paling menganggun efesiensi transportasi di Indonesia," katanya.

Dia melanjutkan jika studi kelayakan sudah dikantongi pemerintah kota, maka pihaknya akan melanjutkan pada proses lelang. Dia juga mengaku sudah bertemu dengan Dirjen Perhubungan membahas kelanjutan program petepete smart.

"Kita meminta Kadishub untuk memastikan kelayakannya, saya sudah ketemu dirjen perhubungan untuk membahas itu. Apakah kita dikirimkan tim atau kita yang membawakan tim penilai kelayakan (Petepete )," jelasnya.

Terpisah, Kepala Sub Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Surahman mengatakan, bahwa proses tender petepete smart tetap berjalan. Hanya saja masih menunggu kajian dari SKPD terkait.

"Tidak (dibatalkan), kami dari UPL menunggu dokumen dari dinas, kalau dokumen teknis pengadaan sampai ke bagian layanan, kita proses, jadi tidak ada pembatalan," tuturnya.

Kendati begitu, diakui Surahman bahwa sebelumnya petepete smart tidak memiliki peminat. Pasalnya, dari empat perusahaan hanya satu yang lulus namun tidak memenuhi syarat di tahapan selanjutnya.

"Kita tunggu dokumen teknis pengadaan dari Dishub, kalau sudah ada kita siap lelang," kata Surahman.

Lanjutnya, dokumen teknis pengadaan yang harus dilengkapi yaitu kerangka acuan kerja, rencana anggaran biaya, harga perkiraan sendiri (HPS), rencana kontrak dan spesifikasi serta. gambar teknis.

Diketahui, jika perencanaan pengadaan petepete smart ini disetujui pusat, pemerintah baru akan melakukan tender di Unit Layanan Pengadaan (ULP) dengan rencana anggaran Rp2,7 miliar untuk 10 unit kendaraan

Untuk jalur petepete smart, Pemkot masih melakukan kajian. Namun, jika merujuk pada rencana awal kemungkinan besar untuk uji coba petepete smart akan dioperasi pada jalur dalam kota seperti Jalan Penghibur, Ahmad Yani, dan Jendral Sudirman.

Kehadiran angkutan kota dengan desain yang lebih modern ini memiliki berbagai keunggulan jika dibandingkan dengan angkutan kota yang saat ini digunakan masyarakat. Pasalnya, petepete smart ini dilengkapi dengan WiFi, televisi, penyejuk udara (AC), dengan kapasitas 12 penumpang duduk, 4 berdiri, dan 1 penumpang penyandang disabilitas.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads