alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

Tunjangan Ditambah, Pemkot Makassar Kewalahan Bayar THR ASN

Vivi Riski Indriani
Tunjangan Ditambah, Pemkot Makassar Kewalahan Bayar THR ASN
Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Tahun ini aparatur sipil negara (ASN) bisa berbahagia. Pasalnya, kompenen tunjangan hari raya (THR) bakal ditambah dengan tunjangan keluarga dan tunjangan kinerja.

Hal itu berdasarkan permintaan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Asman Abnur ke Kementerian Keuangan beberapa waktu lalu.

Menananggapi hal itu, Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, Abd Rasyid berharap agar dengan adanya penambahan tunjangan keluarga pada kompenen THR, pemerintah kota bisa mendapatkan tambahan alokasi anggaran dari pemerintah pusat.

Pasalnya, kata dia, tahun ini pemerintah hanya menyiapkan anggaran sebesar Rp42 miliar untuk pembayaran THR kepada ASN sebesar gaji pokok, untuk 11.045 ASN dilingkup pemkot.

"Anggaran kita kurang lebih Rp42 miliar, tapi itu khusus untuk gaji pokok. Kita berharap dengan adanya penambahan dari gaji pokok sampai tambahan tunjangan keluarga ada juga tambahan dana dari pusat biar tidak mengganggu kita punya alokasi anggaran," kata Rasyid.

Dia juga mengaku masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Keuangan sehingga bisa menyiapkan apa yang menjadi tanggung jawab pemerintah yang harus dibayarkan kepada para ASN.

“Karena ini ada tambahan kita usahakan setelah ada juknisnya turun baru kita lihat lagi apa perlakuannya. Apa-apa yang diperintahkan untuk dibayar," lanjutnya.

Menurutnya, biasanya pembayaran gaji ke 14 ini biasanya paling lambat sepekan sebelum hari raya dan langsung dikirim ke rekening masing-masing ASN.

“Pembayaran THR ini masih menunggu juknis dari pusat. Biasanya dua pekan sebelum lebaran sudah ada, jadi pencairannya (gaji) paling lambat sepekan sebelum lebaran," tuturnya.

Terpisah, Kepala Bagian Perlengkapan Sekretariat Kota Makassar, Haidil Adha mengaku senang jika ada penambahan THR untuk ASN.

Pasalnya, pada saat hari raya kebutuhan keluarga jauh lebih besar jika dibandingkan hari-hari biasanya.

“Alhamdulillah, lebih banyak lebih baik karena kita juga punya kebutuhan sangat banyak saat hari H," tuturnya.

Diketahui, tunjangan keluarga diberikan kepada pekerja yang telah memiliki tanggungan istri dan anak. Sesuai ketentuan, besaran tunjangan suami/istri adalah 10% dari gaji pokok, dan tunjangan anak sebesar 2% per anak.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads