TOPIK TERPOPULER

Berdampak pada Literasi dan Ekonomi, Mini Pustaka Mart Masuk 6 Besar IMA 2022

Antara
Berdampak pada Literasi dan Ekonomi, Mini Pustaka Mart Masuk 6 Besar IMA 2022
Gade-Gade Pustaka atau Mini Pustaka Mart (MPM) yang dikembangkan Dinas Perpustakaan Kota Makassar berdampak pada peningkatan literasi dan ekonomi masyarakat. Foto Antara

MAKASSAR - Ga'de-Ga'de Pustaka atau Mini Pustaka Mart (MPM) yang dikembangkan Dinas Perpustakaan Kota Makassar berdampak pada peningkatan literasi dan ekonomi masyarakat. MPM saat ini masuk 6 besar finalis Innovative Government Award (IMA) 2022.



Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar Tenri A. Palallo mengatakan, inovasi MPM tidak sebatas menghadirkan ruang baca bagi masyarakat, khususnya anak-anak, namun juga hadir untuk pengembangan ekonomi. Baca juga: Survei Membuktikan, Perempuan Lebih Melek Keuangan Dibandingkan Laki-laki

"Jadi literasi dapat, ekonomi dapat dan komunikasi jalan," kata Tenri saat menghadiri presentasi Ga'de-Ga'de Pustaka atau Mini Pustaka Mart (MPM) di hadapan dewan juri Innovative Government Award (IMA) 2022 di Makassar, Kamis (24/11/2022).

Andi Tenri mengemukakan, pihaknya terus mendorong kegiatan berliterasi di tengah-tengah masyarakat dengan menawarkan konsep pengelolaan perpustakaan secara mandiri. Inovasi Ga’de-Ga’de Pustaka atau Mini Pustaka Mart menggabungkan unsur UMKM di dalamnya.

"Saat ini, satu Mini Pustaka Mart telah diwujudkan atas dukungan dari PT. Telkomsel dan PT. Penerbit Erlangga Makassar dan ditempatkan di lorong wisata Assamaturu-Indianapolis, Jalan Baji Ati 1 Kelurahan Baji Mappakasunggu Kecamatan Mamajang, Makassar," urainya.

Ke depan, MPM akan dikembangkan dan mengisi lorong-lorong di Kota Makassar. Ini tentunya akan berdampak pada peningkatan literasi dan ekonomi masyarakat dan perpustakaan akan terus tumbuh secara mandiri karena bisa membiayai dirinya sendiri. Baca juga: Perpusnas Dorong Transformasi Perpustakaan Menuju Ekosistem Digital Nasional

"Meski baru 1, tapi inovasi ini mendapat banyak perhatian dari masyarakat dan sekarang menjadi sebuah kebanggaan karena bisa menembus enam besar IMA 2022," kata dia.

Ga'de-Ga'de Pustaka adalah inovasi ketujuh oleh Dinas Perpustakaan Kota Makassar, sebelumnya ada Dongkel with Mobile Library, Kartu Perpustakaan Bisa PeDe, Sentuh Pustaka, Layanan KUSUKA, Magang Mandiri/Mariki. Semuanya telah mendapatkan penghargaan di tingkat kota, provinsi dan nasional.

"Inovasinya masih berjalan sampai selama ini dan beberapa daerah telah mereplikasi praktek baik yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan Kota Makassar," tambah Pustakawan dari Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Tulus Wulan Juni.

Sebagai informasi, Ga’de-Ga’de diambil dari bahasa Makassar yang berarti warung kecil. Ga’de Ga’de Pustaka dikemas dengan model gerobak yang didesain khusus dan di dalamnya menyediakan tiga bagian/area yakni mini perpustakaan yang diletakkan di bagian tengah, bagian kanan sebagai gerai penjualan pulsa dan bagian kiri sebagai mini warung jajanan masyarakat.

Ga’de Ga’de Pustaka ini dikelola langsung oleh masyarakat melalui Surat Keputusan Lurah dan dikoordinir oleh Pengurus Ibu Relawan Baca sebagai bagian tim literasi dari Dinas Perpustakaan Kota Makassar.



(don)

TULIS KOMENTAR ANDA!