alexametrics
TOPIK TERPOPULER

Hari Pertama Rapid Test Gratis di Bulukumba, 1 Orang Reaktif Virus Corona

Eky Hendrawan
Hari Pertama Rapid Test Gratis di Bulukumba, 1 Orang Reaktif Virus Corona
Seorang warga Bulukumba saat menjalani rapid test gratis Pemkab Bulukumba, Kamis (9/7/2020). Foto: SINDOnews/Eky Hendrawan

BULUKUMBA - Seorang warga Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba ditemukan reaktif virus corona atau COVID-19. Warga tersebut terdeteksi reaktif saat mengikuti rapid test gratis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba, Kamis (9/7/2020).

Warga yang diketahui perempuan berusia 60 tahun tersebut, selanjutnya diarahkan untuk menjalani tes PCR swab sesuai perjanjian sebelum rapid test dilakukan, bahwa jika hasilnya reaktif maka bersedia menjalani swab.

Pelaksanaan rapid test hari pertama ini juga dipantau langsung Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba. Dalam test hari pertama, sebanyak 150 orang diambil sampel darahnya untuk diuji di alat rapid test.



Baca juga: 177 Kasus Positif COVID-19 di Bulukumba, Pasien Sembuh 107 Orang

“Warga yang reaktif tadi sudah dilakukan tes lanjutan (tes swab) oleh petugas medis, menunggu hasil lab keluar,” kata Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali.

Adapun 149 orang lainnya langsung mendapatkan surat keterangan telah melakukan rapid test antobodi IgM/IgG dengan hasil nonreaktif.

“Surat keterangan ini (hasil rapid test) bisa digunakan anak-anak kita yang kembali sekolah atau mendaftar di Makassar atau di wilayah lain,” kata AM Sukri Sappewali.

Selain itu kata Sukri, rapid test gratis ini untuk meringankan beban biaya warga Bulukumba yang akan keluar daerah untuk urusan pekerjaan, sekolah dan maupun tugas dinas.

Sementara itu, Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto yang ikut memantau menyampaikan bahwa, kegiatan tersebut sebagai upaya memberikan fasilitas gratis kepada warga di tengah dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19.

“Rapid test yang berlangsung selama 3 hari ini hanya semacam kick-off saja sebagai penanda pemerintah hadir memberikan layanan. Ke depan pelaksanaan rapid test ini akan dilanjutkan di puskesmas wilayah masing-masing,” kunci Tomy.

Salah seorang warga Tanete Kecamatan Bulukumpa, Endang Karmila yang mendampingi anaknya rapid test mengaku bersyukur dan berterima kasih dengan hadirnya pelayanan tersebut.

Ia menyebut, rapid test gratis ini sangat membantu warga yang anaknya akan ke luar daerah, seperti kembali ke pondok pesantren. Sebab, dengan pelayanan tersebut orang tua tidak perlu mengeluarkan biaya untuk rapid test.

Baca juga: Pemkab Enrekang Gratiskan Layanan Rapid Test untuk Pelajar dan Mahasiswa

“Pondok Pesantren 77 Kajuara Bone tempat anak saya mondok mensyaratkan surat keterangan hasil rapid test jika mau masuk kembali di pesantren. Jadi ini sangat membantu,” kata Endang.

Diketahui, rapid test gratis untuk masyarakat ini akan berlangsung selama 3 hari. Dimulai hari ini, Kamis hingga Sabtu mendatang 11 Juli 2020 di Lapangan Pemuda Bulukumba.

Pada pelaksanaan hari pertama, hampir 400 orang pendaftar, sehingga yang tidak terlayani rapid test di hari pertama dilakukan di hari berikutnya.



(luq)

preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak