alexametrics
TOPIK TERPOPULER

26 Tenaga Kesehatan di Kabupaten Bantaeng Positif COVID-19

iNews.id
26 Tenaga Kesehatan di Kabupaten Bantaeng Positif COVID-19
Tenaga kesehatan menggunakan APD lengkap saat bertugas. Sementara itu di Bantaeng, 26 tenaga kesehatan positif COVID-19. Foto: SINDOnews/Ilustrasi

MAKASSAR - Sebanyak 26 orang tenaga kesehatan di Kabupaten Bantaeng positif COVID-19. Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan laboratorium Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Sudirohusodo yang diterima Tim Gugus Percepatan Penanganan COVID-19 Bantaeng.

"Sebanyak 39 sampel swab positif mengandung virus SARS-CoV2 dari 79 sampel yang diperiksa. Yang positif didominasi tenaga kesehatan," kata Juru Bicara GTPP COVID-19 Bantaeng, dr Andi Ihsan di Makassar, Senin (13/7/2020).

Baca juga: Bertambah Lagi, Kini Sudah 12 Tenaga Kesehatan di Bantaeng Positif COVID-19



Adapun rincian tambahan 39 kasus positif di Kabupaten Bantaeng yakni, tenaga kesehatan RSUD Prof dr HM Anwar Makkatutu sebanyak 15 orang, tenaga kesehatan puskesmas 11 orang, kontak almarhum S warga Jalan Mangga, 9 orang dan warga 4 orang.

“Dengan adanya penambahan kasus ini maka kami akan terus berusaha melakukan pelacakan kontak erat terhadap 39 orang ini 14 hari ke belakang. Hal itu dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penularan COVID-19 di Kabupaten Bantaeng,” tutur Ihsan.

Saat ini, mereka yang dinyatakan positif itu telah menjalani tindakan lanjutan berupa isolasi mandiri di Makassar bagi yang tidak bergejala. Sementara untuk yang memiliki gejala menjalani perawatan lanjutan di ruang isolasi.

Baca juga: Cegah Penularan, Puskesmas di Kota Bantaeng Ditutup Sementara

"Masyarakat diminta tetap tenang namun waspada dengan senantiasa mematuhi anjuran pemerintah terkait protokol kesehatan yakni, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, dan selalu memakai masker saat berada di luar rumah," pungkasnya.



(luq)

preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak