TOPIK TERPOPULER

23 OPD akan Bergabung di Mal Pelayanan Publik, Target Tahun Depan Beroperasi

Syachrul Arsyad
23 OPD akan Bergabung di Mal Pelayanan Publik, Target Tahun Depan Beroperasi
Sebanyak 23 OPD ditambah sejumlah instansi vertikal akan bergabung di mal pelayanan publik, yang ditarget beroperasi tahun depan. Foto : SINDOnews/Doc

MAKASSAR - Mal Pelayanan Publik (MPP) Sulsel ditargetkan mulai beroperasi tahun 2021 mendatang. Nantinya, semua jenis perizinan bakal diselesaikan dalam satu lokasi tersebut. Baca : Mal Pelayanan Publik Direncanakan Beroperasi Tahun Depan

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Sulsel, Jayadi Nas menuturkan, persiapan fasilitas pendukung baik dari sisi teknologi dan sumber daya lainnya sedang disiapkan pada proses pembangunan MPP tahun ini.

"Itu target kami tahun 2021 Insyaallah mudah-mudahan bisa terwujud mal pelayanan publik itu. Disitulah semua proses perizinan itu dilakukan nanti," tutur Jayadi kepada SINDOnews.



Kata Dia, MPP Sulsel disiapkan untuk mengefektifkan dan mengefisienkan pengurusan administrasi perizinan. Di tempat itu nantinya, tidak hanya ada OPD Pemprov Sulsel, namun adapula perangkat daerah Pemkot Makassar yang ikut tergabung.

"Ada sekitar 23 OPD ditambah sejumlah instansi vertikal yang tergabung di mal pelayanan publik. Jadi semua tergabung dalam satu lokasi. Jadi tidak usah keluar dari mal pelayanan publik, disitu ada semua," papar dia. Baca Juga : 2021, Pemkab Enrekang Bakal Bangun Mall Pelayanan Publik

Jayadi mengungkapkan, MPP Sulsel ini akan mempermudah masyarakat, salah satunya dalam hal persoalan waktu. Dalam pengurusan perizinan usaha misalnya, yang selama ini dianggap masih terlalu lama. "Bagaimana caranya pengusaha bisa berinvestasi dengan baik sementara izinnya saja lama. Makanya caranya adalah ini yang kami mau waktunya dipercepat. Kami ingin mencoba bahwa perizinan bisa cepat keluar," sambungnya.

Jayadi berkomitmen, hadirnya MPP termasuk sebagai upaya transparansi ke publik. Tak ada pungli dalam pengurusan administrasi. Segala transaksi dilakukan non tunai. "Insya Allah itu gagasan sederhana kami membuat bagaimana Sulsel bersih melayani," pungkas dia.

Sekretaris DPM-PTSP Sulsel, Iffah Rafida Djafar menambahkan, pendirian MPP Sulsel sebelumnya sudah melalui penandatanganan MoU antara Menpan-RB bersama Gubernur Sulsel, 10 Maret lalu. Saat ini perencanaan untuk infratsrukturnya masih berjalan yang lokasinya di kawasan gedung Celebes Convention Center (CCC).

"Sekarang lagi perencanaan untuk infrastruktur. Mudah-mudahan bisa terealisasi tahun depan. Kalau gedungnya kan sudah siap, jadi sisa renovasi saja nanti," ucap Iffah. Dia menambahkan, MPP yang tengah dibangun ini akan menjadi MPP pertama yang diiniasi tingkat provinsi.

Pembangunan MPP menjadi sebuah rangkaian dari reformasi birokrasi yang juga didorong Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Tujuannya mendekatkan pelayanan kepada publik. Dengan menghadirkan ratusan jenis pelayanan termasuk dari lembaga vertikal, baik imigrasi, hingga pertanahan.

"Tentukan ini tujuannya untuk transparansi dan pelayanan publik. Diharapkan kehadiran MPP bisa lebih mendekatkan pelayanan ke masyarakat dengan sistem satu pintu. Jadi segala jenis perizinan bisa diakses disana," tandas Iffah. Baca Lagi : Mal Pelayanan Publik Diproyeksikan Jadi Ikon Baru Sulsel



(sri)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!